Arti Penting Kualitas Produk


Istilah kualitas sangat penting bagi sebuah organisasi atau perusahaan,
seperti yang dikatakan oleh Riyani (2009:31) menyimpulkan secara ringkas
bahwa ada lima macam perspektif kualitas yang menjadi arti pentingnya
kualitas produk yaitu:
1) Transcendental approach
Pendekatan ini memandang kualitas sebagai innate excellence dimana
kualitas dapat dirasakan atau diketahui tetapi sulit didefenisikan atau
diopersionalisasikan.
2) Product-based approach
Pendekatan ini menganggap bahwa kualitas merupakan karakteristik
atau atribut yang dapat dikuantitatifkan dan dapat diukur. Perbedaan
dalam kualitas mencerminkan perbedaan dalam jumlah beberapa unsur
atau atribut yang dimiliki produk/jasa.
3) User-based approach
Pendekatan ini berdasarkan pada pemikiran bahwa kualitas tergantung
pada orang yang memandangnya, sehingga produk yang paling
memuaskan preferensi seseorang (misalnya perceived quality)
merupakan produk/jasa yang berkualitas paling tinggi.
4) Manufacturing-based approuch
Perspektif ini bersifat supply-based dan terutama memperhatikan
praktek-praktek perekayasaan dan pemanufakturan serta mendefenisikan
kualitas sebagai kesesuaian atau sama dengan persyaratan. Dalam sector
jasa, dapat dikatakan bahwa kualitasnya bersifat operation driven.
Pendekatan ini berfokus pada penyesuaian spesifikasi yang
dikembangkan secara internal, yang seringkali didorong oleh tujuan
peningkatan produktivitas dan penekanan biaya.
5) Value-based approuch
Pendekatan ini memandang kualitas dari segi nilai dan harga. dengan
pertimbangan trade-off antara kinerja dan harga,. Kualitas dalam
perspektif ini bersifat relatif, sehingga produk/jasa yang memiliki
kualitas paling tinggi belum tentu produk/jasa yang paling bernilai.
Dimana pendekatan tersebut mempunyai karakteristik sebagai berikut :
a. Berfokus pada pelanggan, baik pelanggan internal maupuneksternal
b. Tujuan utamanya adalah kualitas
c. Menggunakan pendekatan ilmiah dalam pengambilan keputusan dan
penyelesaian masalah
d. Komitmen terhadap kualitas dalam jangka panjang
e. Mengadakan kerja tim
f. Mengadakan proses perbaikan secara terus menerus dan
berkesinambungan
g. Memperdayakan pendidikan dan pelatihan
h. Adanya kebebasan dalam mengadakan pengandalian
i. Adanya keseragaman dan kesamaan tujuan
j. Keterlibatan dan pemberdayaan karyawan maupun seluruh personel
organisasi