Tugas manjemen sumber daya manusia untuk mengelola manusia seefektif mungkin, agar
dapat meperoleh suatu kesatuan sumber daya manusia yang merasa puas dan memuaskan.
Dalam mengerjakan pekerjaan seharusnya organisasi memperhatikan fungsi-fungsi
manajemen dan fungsi operasional seperti yang dikemukakan oleh Malayu (2015: 21-23),
berikut ini :
- Fungsi Manajerial :
a. Perencanaan
Perencanaan (human resources planning) adalah merencanakan tenaga kerja agar
sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan efektif serta efisien dalam membantu
terwujudnya tujuan. Perencanaan ini untuk menetapkan program kepegawaian.
b. Pengorganisasian
Pengorganisasian (organizing) adalah kegiatan untuk mengorganisasi semua karyawan
dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi,
dan koordinasinya dalam bagan organisasi (organization chart). Organisasi yang baik
akan membantu tercapainya tujuan secara efektif.
c. Pengarahan
Pengarahan (directing) adalah kegiatan mengarahkan semua karyawan agar mau
bekerjasama dan bekerja efektif secara efisien dalam terwujudnya tujuan perusahaan,
karyawan dan masyarakat. Pengarahan dilakukan oleh pemimpin dengan
kepemimpinannya, memerintah bawahan agar mau mengerjakan semua tugasnya
dengean baik.
d. Pengendalian
Pengendalian (controlling) adalah kegiatan mengendalikan semua karyawan agar mau
mentaati peraturan-peraturan perusahan dan mau bekerja sesuai rencana. Pengendalian
karyawan ini meliputi kehadiran, kedisiplinan, perilaku, kerjasama dan pelaksanaan
pekerjaan. - Fungsi Operasional
a. Pengadaan
Pengadaan (procrument) adalah proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi dan
induksi untuk mendapatkan karyaan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Pengadaan yang baik akan membantu terwujudnya tujuan.
b. Pengembangan
Pengembangan (development) adalah proses peningkatan penerampilan teknis,
teoristik, konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan.
Pendidikan dan pelatihan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini maupun
masa depan.
c. Kompensasi
Kompensasi (compensation) adalah pemberian balas jasa langsung (direct) dan tidak
langsung (indirect), uang atau barang kepada karyawan sebagai imbalan jasa yang
diberikannya kepada perusahaan. Prinsip kompensasi adalah adil dan layak. Adil
diartikan sesuai dengan prestasi kerjanya, layak diartikan dapat memenuhi kebutuhan
primernya serta berpedoman pada batas upah minimum pemerintah dan berdasarkan
internal dan eksternal konsistensi.
d. Pengintegrasian
Pengintegrasian (intregation) adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan
perusahaan dan kebutuhan karyawan, agar tercipta kerja sama yang serasi dan saling
menguntungkan. Pengintegrasian merupakan hal penting dalam manajemen sumber
daya manusia.
e. Pemeliharaan
Pemeliharaan (maintenance) adalah kegiatan untuk memelihara atau mengingatkan
kondisi fisik, mental dan loyalitas karyawan, agar mereka bekerja sama sampai pensiun.
Pemeliharaan yang baik dilakukan dengan program kesejahteraan yang berdasarkan
kebutuhan sebagian besar karyawan serta berpedoman kepada internal dan eksternal
konsistensi.
f. Kedisiplinan
Kedisiplinan merupakan fungsi manajemen sumber daya manusia yang terpenting demi
terwujudnya tujuan yang maksimal. Kedisiplinan adalah keinginan dan kesadaran
untuk mentaati peraturan-peraturan perusahaan dan norma-norma sosial.
g. Pemberhentian
Pemberhentian (separation) adalah putusnya hubungan kerja seseorang dari suatu
perusahaan. Pemberhentian ini disebabkan oleh keinginan karyawan, keinginan
perusahaan, kontrak kerja berakhir, pensiun, dan sebab-sebab lainnya. Berdasarkan
pengertian menurut para ahli diatas penulis sampai pada pemahaman bahwa fungsi-
fungsi sumber daya manusia merupakan suatu ilmu untuk pengarahkan, pengadaan,
pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan,
pemberhentian agar dapat memperoleh suatu kesatuan sumber daya manusia yang
merasa puas dan memuaskan dan untuk tujuan perusahaan dapat tercapai.
