Terdapat empat Indikator Green Transformational
Leadership (46). Adapun indikator tersebut sebagai berikut :
- Pengaruh Idealisasi, berfokus pada dan mendorong perilaku
etis adalah inti dari kepemimpinan ini, di mana pemimpin tidak
hanya menuntut keberhasilan organisasi, tetapi juga
memastikan bahwa tindakan dan keputusan yang diambil
selaras dengan nilai-nilai etika dan keberlanjutan lingkungan. - Motivasi inspirasional juga menjadi fokus penting, di mana
pemimpin berupaya untuk meningkatkan motivasi, semangat,
dan optimisme karyawan dalam mengadopsi praktik-praktik
hijau. Ini dilakukan dengan memberikan contoh yang kuat dan
mengkomunikasikan visi yang memotivasi terkait dengan
keberlanjutan lingkungan. - Rangsangan intelektual merupakan komponen penting
dalam Green Transformational Leadership, di mana pemimpin
tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga mendorong dan
membiarkan karyawan berpikir secara kreatif dan inovatif
tentang cara-cara baru untuk meningkatkan praktik
berkelanjutan dalam organisasi. - Pertimbangan individual dalam konteks Green
Transformational Leadership mencakup pengakuan dan
penghargaan terhadap kebutuhan dan keinginan individu dalam
mencapai tujuan keberlanjutan. Pemimpin yang
memperhatikan kebutuhan dan minat karyawan dalam hal
lingkungan akan lebih mampu memotivasi mereka untuk
terlibat dalam praktik-praktik berkelanjutan dan
memperjuangkan tujuan keberlanjutan secara kolektif. Dengan
memperhatikan dan memahami individualitas karyawan,
pemimpin dapat membangun hubungan yang kuat dan
perantara komitmen mereka terhadap keberlanjutan
lingkungan
