Dimensi Work Engagement


Work engagement merupakan kondisi psikologis
positif yang berkaitan dengan pekerjaan, yang ditandai dengan
adanya semangat tinggi (vigor), keterlibatan emosional dalam
pekerjaan (dedication), dan keterlibatan penuh dalam
melaksanakan tugas (absorption). Vigor atau semangat
mencerminkan kesiapan untuk mengabdikan upaya dalam
pekerjaan seseorang, sebuah usaha untuk terus energik saat
bekerja dan kecenderungan untuk tetap berusaha dalam
menghadapi tugas kesulitan atau kegagalan.
Dedikasi mengacu pada identifikasi yang kuat dengan
pekerjaan seseorang dan mencakup perasaan antusiasme,
inspirasi, kebanggaan, dan tantangan. Dimensi ketiga dari work
engagement adalah penyerapan atau absorbsi. Absorpsi ditandai
dimana seseorang menjadi benar-benar tenggelam dalam
pekerjaan, dengan waktu tertentu ia akan merasa sulit untuk
melepaskan diri dari pekerjaannya.
. Seorang karyawan yang tergolong memiliki work
engagement dengan kata lain dapat didefinisikan dengan
melakukan pekerjaan pikiran yang ditandai dengan semangat,
dedikasi, dan penyerapan dalam menyelesaikan semua
penugasannya.
Secara ringkas menjelaskan mengenai dimensi yang
terdapat dalam work engagement, yaitu:
a. Vigor
Merupakan curahan energi dan mental yang kuat selama
bekerja, keberanian untuk berusaha sekuat tenaga dalam
menyelesaikan suatu pekerjaan, dan tekun dalam menghadapi
kesulitan kerja. Juga kemauan untuk menginvestasikan segala
upaya dalam suatu pekerjaan, dan tetap bertahan meskipun
menghadapi kesulitan.
b. Dedication
Merasa terlibat sangat kuat dalam suatu pekerjaan dan
mengalami rasa kebermaknaan, antusiasme, kebanggaan,
inspirasi dan tantangan. Kewajiban yang mengharuskan untuk
tidak menguntungkan diri sendiri, baik secara langsung
maupun tidak langsung dan berkaitan dengan kepentingan
pihak ketiga, hal ini dapat diukur dengan: arti pekerjaan bagi
seseorang, antusias terhadap pekerjaan, selalu ingin bekerja,
dapat bekerja dalam waktu yang lama, bangga dengan
pekerjaan.
c. Absorption
Dalam bekerja karyawan selalu penuh konsentrasi dan serius
terhadap suatu pekerjaan. Dalam bekerja waktu terasa berlalu
begitu cepat dan menemukan kesulitan dalam memisahkan
diri dengan pekerjaan. Perasaan seseorang terhadap
pekerjaannya terkait dengan waktu yang dirasakannya ketika
bekerja, apakah pekerjaan menjadi inspirasinya dan apakah
pekerjaan menarik baginya.
Karyawan yang memiliki work engagement terhadap
organisasi/ perusahaan memiliki karakteristik tertentu.
Berbagai pendapat mengenai karakteristik karyawan yang
memiliki work engagement yang tinggi banyak dikemukakan
dalam berbagai literatur, diantaranya (6)mengemukakan
bahwa karyawan yang memiliki work engagement yang
tinggi dicirikan sebagai berikut:

  1. Fokus dalam menyelesaikan suatu pekerjaan dan juga pada
    pekerjaan yang berikutnya.
  2. Merasakan diri adalah bagian dari sebuah tim dan sesuatu
    yang lebih besar daripada diri mereka sendiri.
  3. Merasa mampu dan tidak merasakan sebuah tekanan dalam
    membuat sebuah lompatan dalam pekerjaan.
  4. Bekerja dengan perubahan dan mendekati tantangan
    dengan tingkah laku yang dewasa