Indikator Kualitas Pelayanan


Indikator kualitas pelayanan menurut Kotler dalam Arni Purwani dan
Rahma Wahdiniwaty (2017: 65) adalah sebagai berikut:

  1. Reliability, kemampuan untuk melakukan layanan yang dapat
    diandalkan dan akurat.
  2. Responsiveness, kesediaan untuk membantu pelanggan dan
    memberikan layanan yang cepat.
  3. Assurances, pengetahuan dan kesopanan karyawan dan kemampuan
    mereka untuk menjamin mutu sehingga peserta percaya dan yakin.
  4. Empathy, perhatian individual terhadap pelanggan.
  5. Tangibles, penampilan fasilitas fisik, peralatan, sarana dan prasarana.
    Sementara menurut Parasuraman dalam Etta Mamang Sangadji (2013:
    100) menyatakan bahwa lima indikator kualitas jasa atau layanan adalah:
  6. Kendalan (reliability), yaitu kemampuan untuk memberikan pelayanan
    yang dijanjikan dengan tepat (accurately) dan kemampuan untuk
    dipercaya (dependably), terutama memberikan jasa secara tepat waktu
    (on time), dengan cara yang sama sesuai dengan jadwal yang telah di
    janjikan, dan tanpa melakukan kesalahan.
  7. Daya tanggap (responsiveness), yaitu kemauan atau keinginan para
    karyawan untuk membantu memberikan jasa yang dibutuhkan
    konsumen.
  8. Jaminan (assurances), meliputi pengatahuan, kemampuan, keramahan,
    kesopanan, dan sifat dapat dipercaya dari kontak personal untuk
    menghilangkan sifat keragu-raguan konsumen dan membuat mereka
    merasa terbebas dari bahaya dan risiko.
  9. Empati, yang meliputi sikap kontak personal atau perusahaan untuk
    memahami kebutuhan dan kesulitasn konsumen dalam bentuk
    perhatian pribadimm dan kemudahan untuk melakukan komunikasi.
  10. Produk fisik (tangible), tersedianya fasilitas fisik, perlengkapan dan
    saran komunikasi, dan lain-lain yang bisa dan harus ada dalam proses
    jasa