Merek memegang peranan yang sangat penting, salah satunya adalah
menjembatani harapan pada saat kita menjanjikan sesuatu kepada konsumen.
Dengan demikian dapat diketahui adanya ikatan emosional yang tercipta antara
konsumen dengan perusahaan penghasil produk melalui merek. Pesaing bisa saja
menawarkan produk yang mirip, tapi mereka tidak mungkin menawarkan janji
emosional yang sama. Menurut Durianto, dkk. (2001:1), merek menjadi sangat
penting saat ini karena beberapa faktor, yaitu:
a. Emosi konsumen terkadang turun naik, merek mampu menjadi janji emosi
menjadi konsisten dan stabil.
b. Merek mampu menembus setiap pasar dan budaya. Merek yang kuat mampu
diterima diseluruh dunia dan budaya.
c. Merek mampu menciptakan komunikasi interaksi dengan konsumen.
d. Merek sangat berpengaruh dalam membentuk perilaku konsumen.
e. Merek memudahkan proses pengambilan keputusan pembelian oleh
konsumen. Dengan adanya merek, konsumen dapat dengan mudah
membedakan produk yang akan dibelinya dengan produk lain sehubungan
dengan kualitas, kepuasan, kebanggan, ataupun atribut lain yang melekat pada
merek tersebut.
f. Merek berkembang menjadi sumber aset terbesar bagi perusahaan.
Sedangkan menurut Berta Bekti Retnawati (2003), merek menjadi sangat
strategis bagi suatu perusahaan dikarenakan adanya manfaat yang diberikan oleh
penjual, antara lain :
a. Merek memudahkan penjual untuk memproses pesanan dan menelusuri
masalah.
b. Nama merek memberikan cirri-ciri produk yang unik dan perlindungan hukum
(hak paten).
c. Pengelolaan merek yang efektif dimungkinkan dapat mempertahankan
loyalitas yang ada, nantinya bisa dipakai untuk menghambat serangan pesaing
dan membantu memfokuskan perencanaan program pemasaran.
d. Merek dapat membantu dalam melakukan segmentasi pasar.
e. Citra perusahaan dapat dibangun dengan merek yang kuat dan member
peluang dalam peluncuran merek-merek barru yang lebih mudah diterima oleh
pelanggan dan distributor
