Keller (2016) menyatakan bahwa persepsi adalah proses yang
digunakan oleh individu untuk memilih, mengorganisasi, dan menginterpretasi
masukan informasi guna menciptakan gambaran dunia yang memiliki arti.
Menurut Yuniarti (2015) persepsi adalah sebagai proses mengorga-nisasikan
dan memaknakan kesan-kesan indra untuk memberikan arti terhadap
lingkungannya. Seseorang memersepsikan sesuatu dapat berbeda dengan
kenyataan yang objektif. Sedangkan menurut Sunyoto (2014) Persepsi adalah
sebagai proses di mana seorang memilih, mengorganisasikan dan mengartikan
masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti di dunia
ini. Persepsi dapat melibatkan penafsiran seorang atas suatu kejadian
berdasarkan pengalaman masa lalunya. Indikator persepsi menurut Machfoedz
dalam Nafilah (2012) terdiri dari :
- Seleksi
Seleksi adalah proses dimana konsumen memilih stimulus yang akan
diterima oleh panca indranya berdasarkan kebutuhan yang dipengaruhi
oleh masa lalu dan kebutuhan yang menjadi motivasinya. - Organisasi
Organisasi merupakan proses dimana konsumen mengkategorikan atau
mengumpulkan kelompok stimulus menjadi satu kesatuan yang utuh
dan menyeluruh.
3 Interpretasi
Interpretasi merupakan keadaan yang terjadi ketika seseorang
memberikan makna terhadap masukan informasi yang dipengaruhi oleh
faktor karakteristik individu, stimulus, situasional dan bagaimana
informasi tersebut ditampilkan. Kedekatan interpretasi konsumen
dipengaruhi oleh harapan dan motif dari konsumen
