Menurut Schiffman dan Wisenblit (2015:136) ”Perceived price is
the customer’s view of the value that he or she receives from the purchase”.
Berdasarkan pengertian ahli tersebut, persepsi harga adalah pandangan konsumen
terhadap suatu nilai yang konsumen terima dari sebuah transaksi pembelian.Dari
pengertian tersebut, hal yang dapat disimpulkan adalah dimana harga akan
menjadi suatu acuan untuk konsumen dalam menilai suatu nilai yang diterima dan
akan berdampak pada pembelian. Contohnya adalah dimana banyak orang yang
menggangap bahwa makan di tepi jalan atau lamongan memiliki persepsi harga
yang rendah sedangkan ketika kita makan di dalam mall memiliki persepsi harga
yang mahal, Dengan konsisten dengan nilai yang akan mereka terima terhadap
dua hal tersebut. Intensitas pembelian dan kepuasan berpengaruh terhadap
anggapan konsumen tentang tinggi, sedang dan rendahnya suatu harga
