Menurut Sulistian (2011), terdapat tujuh faktor pembentuk
citra merek, yaitu sebagai berikut:
1) Kualitas atau mutu yaitu berkaitan dengan kualitas produk
barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen dengan merek
tertentu.
2) Dapat dipercaya atau diandalkan yaitu berkaitan dengan
pendapat atau kesepakatan yang dibentuk oleh masyarakat
tentang suatu produk yang dikonsumsi.
3) Kegunaan dan manfaat yaitu berkaitan dengan fungsi suatu
produk atau jasa yang bisa dimanfaatkan oleh konsumen.
4) Pelayanan yaitu berkaitan dengan tugas produsen dalam
melayani.
5) Resiko yaitu berkaitan dengan besar kecilnya akibat atau
untung rugi yang mungkin dialami oleh konsumen. rkaitan dengan tinggi rendahnya atau banyak
sedikitnya jumlah uang yang dikeluarkan konsumen untuk
mempengaruhi suatu produk, yang dapat mempengaruhi citra
jangka panjang.
7) Citra yang dimiliki merek itu sendiri yaitu berupa pandangan,
kesepakatan, dan informasi yang berkaitan dengan suatu
merek dari produk tertentu
