Pemasaran mencakup semua aspek dari proses
pengembangan, pendistribusian, dan pengkomunikasian
nilai dari suatu produk atau jasa kepada konsumen. Hal
ini mencakup pemahaman tentang pasar, pelanggan
produk, promosi, dan distribusi untuk memuaskan
kebutuhan konsumen dan mencapai tujuan bisnis.
Tujuan pemasaran adalah untuk membangun hubungan
antara organisasi dan pelanggannya. Perencanaan dan
pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, dan
distribusi ide, komoditas, dan jasa untuk memfasilitasi
pertukaran yang sesuai dengan tujuan individu dan
organisasi dikenal sebagai pemasaran (Lukitaningsih,
2014).
Dalam pemasaran, konsep-konsep yang
dikembangkan adalah sebagai berikut:
1) Konsep Produksi
Konsep yang berorientasi pada produksi
menggarisbawahi perlunya memprioritaskan dan
melakukan kegiatan produksi dalam jumlah yang
besar untuk memenuhi permintaan. Tujuannya
adalah untuk mencapai distribusi massal, biaya
minimal, dan efisiensi produksi.
2) Konsep Produk
Konsep yang menggarisbawahi pentingnya
kualitas produk perusahaan dalam menentukan
keberhasilan pemasaran. Konsep ini secara
konsisten digunakan oleh perusahaan untuk
mendorong persaingan dengan menghasilkan
produk yang unggul. Perusahaan berkomitmen
untuk terus meningkatkan kualitas produknya.
3) Konsep Penjualan
Menegaskan bahwa konsumen tidak akan
membeli produk dari suatu perusahaan jika
perusahaan tersebut gagal menerapkan inisiatif
penjualan dan promosi yang proaktif.
4) Konsep Pemasaran
Konsep yang menekankan pada kepuasan
konsumen dan kepentingan pelanggan.
5) Konsep Pemasaran Kemasyarakatan
Konsep ini merupakan penyempurnaan dari
konsep pemasaran yang asli, yang telah
dimodifikasi untuk mencerminkan kesadaran
masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan
sosial dan kesejahteraan individu
