Kotler dan Armstrong (2018:267), terdapat enam strategi nama merek, yaitu:
(1) Harus menunjukkan sesuatu mengenai manfaat dan kualitas produk.
(2) Harus mudah diucapkan, dikenali, dan diinget.
(3) Nama dari sebuah merek harus berbeda.
(4) Harus bisa untuk diperpanjang.
(5) Harus mudah untuk diterjemahkan ke dalam bahasa asing.
(6) Harus mampu melakukan registrasi dan perlindungan hukum.
