Dimensi Self Efficacy


Menuruut (Bandura A. , 2006) dimensi pengukuran self efficacy
diantaranya sebagai berikut :
1) Kemampuan
Item self efficacy secara khusus harus akurat dengan konstruk, self
efficacy adalah sebuah konsep yang konsen pada kemampuan yang
dirasakan, atau penilaian terhadap kemampuan. Itemnya harus memakai
“can do” karena itu menunjukkan kemampuan, sedangkan jika
menggunakan kata “will do” itu adalah menunjukkan niat untuk
melakukan (Bandura A. , 2006:308).
2) Keyakinan Keberhasilan
Self efficacy memainkan peran yang penting dalam kehidupan
manusia, karena mempengaruhi perilaku tidak hanya secara langsung
tetapi berdampak juga terhadap faktor lain, seperti tujuan perilaku,
harapan, persepsi akan hambatan dan peluang dalam lingkungan sosial.
Keyakinan keberhasilan dalam self efficacy juga dapat menilai apakah
seseorang itu mempunyai pola pikir yang tidak menentu atau strategis,
mempunyai pola pikir pesimis atau optimis (Bandura A. , 2006:309).
3) Motivasi
Self efficacy juga harus diukur melalui kadar beratnya tuntutan
tugas. Penilaian self efficacy mencerminkan tingkat kesulitan individu ,
yang kemudian individu tersebut menilai apakah dirinya bisa
mengatasinya atau tidak. Ketika kesulitan terjadi yang perlu dibutuhkan
adalah mengatur motivasi (Bandura A. , 2006).