Tujuan Penilaian Kinerja


Menurut Afandi (2021:88) tujuan penilaian kinerja terdapat pendekatan
ganda terhadap tujuan penilaian prestasi kerja sebagai berikut :

  1. Tujuan Evaluasi hasil-hasil penilaian prestasi kerja digunakan sebagai dasar
    bagi evaluasi reguler terhadap prestasi anggota-anggota organisasi, yang
    meliputi :
    a. Telaah Gaji. Keputusan-keputusan kompensasi yang mencakup kenaikan
    merit-pay, bonus dan kenaikan gaji lainnya merupakan salah satu tujuan
    utama penilaian prestasi kerja.
    b. Kesempatan Promosi. Keputusan-keputusan penyususnan pegawai
    (staffing) yang berkenaan dengan promosi, demosi, transfer dan
    pemberhentian karyawan merupakan tujuan kedua dari penilaian prestasi
    kerja.
  2. Tujuan Pengembangan
    a. informasi yang dihasilkan oleh sistem penilaian prestasi kerja dapat
    digunakan untuk mengembangkan pribadi anggota-anggota organisasi.
    b. Mengukuhkan dan Menopang Prestasi Kerja. Umpan balik prestasi kerja
    (performance feedback) merupakan kebutuhan pengembangan yang utama
    karena hampir semua karyawan ingin mengetahui hasil penilaian yang
    dilakukan.
    c. Meningkatkan Prestasi Kerja. Tujuan penilaian prestasi kerja juga untuk
    memberikan pedoman kepada karyawan bagi meningkatkan prestasi kerja
    di masa yang akan datang.
    d. Menentukan Tujuan-Tujuan Progres Karir. Penilaian prestasi kerja akan
    memberikan informasi kepada karyawan yang dapat digunakan sebagai
    dasar pembahasan tujuan dan rencana karir jangka panjang.
    e. Menentukan Kebutuhan-Kebutuhan Pelatihan. Penilaian prestasi kerja
    individu dapat memaparkan kumpulan data untuk digunakan sebagai
    sumber analisis dan identifikasi kebutuhan pelatihan