Indikator Motivasi Kerja


Abraham Maslow dalam dalam Purwati dan Agustian (2023)
menyatakan bahwa indikator yang dapat mengukur motivasi kerja,
yaitu:

  1. Kebutuhan fisik (physic needs), yang bisa dimanifestasikan
    dalam hal kebutuhan akan makan, minum, pakaian, tempat
    tinggal, tidur dan kebutuhan lain yang bersifat fisik, misalnya
    kebutuhan bebas akan rasa sakit. Karena ini merupakan
    kebutuhan biologis, maka kebutuhan ini akan didahulukan
    pemenuhannya oleh manusia untuk merangsang seseorang
    berperilaku atau bekerja lebih giat.
  2. Kebutuhan rasa aman (safety needs), contohnya dalam bentuk
    kebutuhan akan kebebasan dari segala macam ancaman, baik di
    dalam dinas maupun di luar jam dinas, bebas dari segala macam
    tuduhan, kebutuhan akan keamanan jiwa maupun harta.
  3. Kebutuhan sosial (social needs), yang termasuk dalam
    kebutuhan ini antara lain kebutuhan akan berkelompok (teman),
    afiliasi, interaksi, dicintai dan mencintai.
  4. Kebutuhan penghargaan (esteem needs), merupakan kebutuhan
    akan pujian, pemberian hadiah, pengakuan atas keberhasilannya
    atau prestasi kerjanya (misalnya: dengan sertifikat, tanda
    penghargaan, maupun bonus), serta pemberian simbol-simbol
    status.
  5. Kebutuhan aktualisasi diri (self actualization), yaitu kebutuhan
    untuk memenuhi diri sendiri dengan menggunakan kemampuan,
    ketrampilan, dan potensi optimal untuk mencapai prestasi kerja
    yang sangat memuaskan