Dalam bidang pengelolaan sumber daya manusia, keseimbangan antara
kehidupan kerja dan kehidupan pribadi (WLB) menjadi hal penting bagi perusahaan
yang ingin mempertahankan Karyawan. Studi yang dilakukan oleh Yudhany &
Parwati (2024), dan Susilawati (2024) menunjukkan bahwa work-life balance
mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap retensi Karyawan dalam suatu
perusahaan. Oleh karena itu, meskipun ada perbedaan dalam temuan, secara
keseluruhan, WLB dianggap sebagai elemen yang dapat memengaruhi pilihan
Karyawan untuk tetap bertahan di perusahaan.
