Pengaruh Program Pelatihan terhadap Retensi Karyawan.


Program pelatihan merupakan salah satu strategi penting dalam manajemen
sumber daya manusia untuk meningkatkan keterampilan dan mempertahankan
karyawan. Program pelatihan dan pengembangan dapat meningkatkan
pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan karyawan sekaligus meningkatkan
kepuasan kerja dan loyalitas terhadap organisasi, yang pada akhirnya mendorong
karyawan untuk tetap bertahan dalam perusahaan (Jehanzeb & Bashir, 2013).
Menurut (Pratiwi & Nasution, 2025) program pelatihan yang disusun dengan baik
mampu mengembangkan keterampilan serta memperkuat ikatan emosional
karyawan dengan perusahaan. Hal ini diperkuat oleh penelitian terdahulu milik
(Bharadwaj, 2023) yang menyebutkan bahwa Taining and Development
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Retention. Pada penelitian
terdahulu milik (Hussain et al., 2025) juga dijelaskan bahwa bahwa Taining and
Development berpengaruh positif terhadap Employee Retention, dimana pelatihan
di tempat kerja terbukti mampu meningkatkan efisiensi kerja, minat terhadap
pekerjaan, serta kepuasan karyawan, sekaligus memperkuat komitmen terhadap
organisasi. Pemilihan serta pengembangan talenta yang tepat melalui program
pelatihan berkontribusi terhadap peningkatan retensi karyawan (Ahmad et al.,
2022) dalam (Hussain et al., 2025). Hubungan antara program pelatihan dan retensi
karyawan juga dapat dijelaskan melalui Social Exchange Theory yang
dikemukakan oleh Cropanzano & Mitchell (2005) dalam (Hussain et al., 2025)
dalam teori ini menyatakan bahwa hubungan kerja didasarkan pada pertukaran
timbal balik antara perusahaan dan karyawan. Ketika perusahaan memberikan
pelatihan dan pengembangan maka karyawan akan merasa bahwa hal tersebut
merupakan tanda bahwa perusahaan benar-benar peduli dan mendukung
perkembangan mereka, sehingga karyawan cenderung membalas dengan loyalitas
dan menurunkan niat untuk berpindah perusahaan, maka kondisi tersebut
memperkuat kontrak psikologis antara karyawan dan perusahaan sehingga dapat
mendukung terciptanya retensi karyawan dalam jangka panjang (Hussain et al.,
2025).