Pengukuran Variabel Kinerja Karyawan


Menurut Koopmans et al. (2011) pengukuran variabel kinerja
karyawan adalah sebagai berikut:

  1. Kinerja Tugas (task performance)
    Hal ini berkaitan dengan kemampuan seorang individu untuk
    melakukan pekerjaan utama atau inti tugas-tugas substantif atau teknis
    yang yang telah diberikan kepadanya. Dalam hal ini meliputi
    perencanaan tugas, penerapan skala prioritas, menyelesaikan tugas
    dengan tepat dan cepat, serta hasil yang berkualitas.
  2. Kinerja kontekstual (contextual performance)
    Mengarah pada perilaku karyawan yang dapat dilihat dari tujuan
    yang hendak dicapai serta mendukung iklim bekerja dalam lingkungan
    organisasi, seperti memiliki inisiatif dalam bekerja, berkomitmen dan
    bertanggungjawab terhadap pekerjaan, berpartisi secara aktif, mampu
    berkomunikasi dengan baik, berusaha untuk menambah keterampilan,
    dan mampu menemukan solusi yang baik.
  3. Perilaku kerja yang tidak produktif (counterproductive work behavior)
    Perilaku ini mengarah pada hal-hal yang bersifat negatif serta
    bertolak belakang atau kontraproduktif terhadap iklim pekerjaan.
    Perilaku ini cenderung bertentangan dengan budaya kerja seperti
    mengeluhkan masalah pekerjaan ataupun membesar-besarkan masalah
    sehingga dapat menghambat produktivitas