Menurut Patky, (2020) mendefinisikan Pembelajaran
Organisasi sebagai mekanisme dimana sebuah organisasi
meningkatkan repositori pengetahuannya dan pemahaman dengan
menganalisis hasil dari tindakan-tindakan masa lalu dan dampaknya
pada kegiatan masa depan.
Dalam jurnal Widasti et al., (2022) Teori Pembelajaran
Organisasi menyatakan bahwa pembelajaran organisasi adalah proses
di mana pengetahuan diciptakan, dipertahankan, dan ditransfer dalam
suatu organisasi. Dalam literatur tentang teori organisasi,
pembelajaran organisasi merupakan topik yang sering dibahas dalam
perkembangan maupun perubahan yang terjadi di organisasi ataupun
perusahaan. Pembelajaran organisasi dilihat sebagai salah sebuah
proses yang penting untuk organisasi agar mampu beradaptasi,
melakukan modifikasi, dan mengubah lingkungan organisasi agar
organisasi dapat terus berkembang dan bertahan.
Pembelajaran organisasi melibatkan proses di dalam sebuah
organisasi di mana pengetahuan baru diciptakan, dipertahankan,
dibagikan, dan dimanfaatkan, yang menghasilkan dampak yang
signifikan pada perilaku dan kinerja. Aspek ini sangat penting bagi
kelangsungan dan kesuksesan organisasi dalam lingkungan yang
kompetitif, karena secara langsung memengaruhi kemampuan
organisasi untuk beradaptasi, berinovasi, dan mencapai tujuannya
dengan efektif (Ur Rehman et al., 2019)
