Indikator dalah alat ukur dalam sebuah proses mencapai tujuan. Indikator
tidak selalu menjelaskan tentang keadaan keseluruhan, tetapi juga dapat berupa
sebuah petunjuk (indikasi) atau perkiraan yang mewakili keadaan tersebut.
Berikut adalah beberapa aspek pengukuran yang dikemukakan oleh
McDonald dan Bradley dalam Dina (2018) bagi individu yang ingin mengukur
work-life balance, yaitu :
a. Keseimbangan Waktu (Time Balance)
Merupakan salah satu aspek yang membentuk suatu keseimbangan atau
kesetaraan antara waktu yang diberikan untuk bekeja atau karir dengan waktu
yang diberikan pada diri sendiri dan keluarga.
b. Keseimbangan Keterlibatan (Involvement Balance)
Membentuk pada psikologis individu dalam menyeimbangkan antara diri
sendiri, keluarga dan karir dan komitmennya terhadap keputusan yang dipilih
terhadap work-life balance. Keterlibatan psikologis ini beperan penting dalam
keputusan individu untuk menyeimbangkan kehidupannya, sehingga tidak
terjadinya suatu konflik dan kebingungan dalam melaksanakan tiga
keseimbangan tersebut.
c. Keseimbangan Kepuasan (Satisfaction Balance)
Membentuk tingkat kepuasan individu dalam keseimbangannya terhadap diri
sendiri, keluarga, dan karir. Kepuasan terhadap berhasil atau tidaknya
individu dalam menyeimbangkan kehidupan kerja dan kehidupan pribadinya.
