Job performance menurut Campbell dkk (1990) bukan merupakan hasil
kerja atau konsekuensi dari perilaku, tetapi perilaku itu yang performance.
Hal ini menentukan perbedaan antara performance, effectiveness, dan
productivity. Performance adalah tindakan yang diambil individu,
effectiveness adalah evaluasi dari hasil kerja dan productivity adalah rasio
efektivitas biaya dalam mencapai tingkat efektivitas kerja. Selanjutnya
Motowidlo dkk (1997) mengungkapkan job performance sebagai total nilai
yang diharapkan organisasi dari perilaku yang dilakukan individu didalam
organisasi selama periode standar waktu tertentu. Koopmans dkk (2011)
berpendapat bahwa job performance adalah kerangka utuh dari aspek task
performance, contextual performance, adaptive performance dan
counterproductive performance.
