Kemampuan adaptasi sangat penting di era perubahan cepat dan VUCA
(Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Dalam organisasi, kemampuan
adaptasi:
1) Meningkatkan resiliensi karyawan dalam menghadapi transformasi digital,
reorganisasi, atau perubahan target
2) Mendorong employee engagement karena karyawan merasa mampu
mengatasi tantangan
3) Meningkatkan kinerja individu dan tim dalam kondisi kerja dinamis
4) Mengurangi konflik dan resistensi terhadap perubahan.
6) Indikator Kemampuan Adaptasi
Indikator kemampuan adaptasi pada penelitian ini mengacu pada buku
Zander, R. S., & Zander, B. (2000). The Art of Possibility: Transforming
Professional and Personal Life. Penguin Books, yaitu sebagai berikut:
1) Frekuensi pengalaman adaptif masa lalu
yaitu dasar untuk pengembangan pengalaman dan kinerja masa lalu adalah
sebagai prediktor terbaik dari kinerja masa depan. Apabila individu
memiliki pengalaman beradaptasi dengan jenis situasi atau keadaan
tertentu maka individu harus berhasil dalam situasi masa depan yang
membutuhkan adaptasi yang sama;
2) Minat dalam situasi adaptif
yaitu mengukur sejauh mana ketertarikan bekerja dalam situasi yang
menuntut untuk beradaptasi dengan baik
3) Tugas khusus keberhasilan diri untuk beradaptasi
yaitu penilaian seseorang bahwa individu memiliki ketrampilan dan
kemampuan untuk menyelesaikan tugas dengan melaporkan keefektifan
kinerja dengan penilaian berdasarkan cara adaptasi yang relevan.
