Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia


Fungsi merupakan kegiatan pokok yang dilakukan dalam suatu organisasi
atau perusahaan. Setiap pegawai pada hakikatnya melakukan dua fungsi, pertama
yaitu fungsi manajerial dimana kegiatan-kegiatan dilakukan dengan pekerjaan
pikiran atau menggunakan pikiran (mental), dan yang kedua yaitu fungsi operatif
(teknis), dimana kegiatan-kegiatan dilakukan dengan fisik. Menurut Hasibuan
(2019: 22) menyatakan bahwa fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia
adalah sebagai berikut:

  1. Fungsi manajerial
    a. Perencanaan (Planning)
    Perencanaan (human resources planning) adalah kegiatan merencanakan
    tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan
    organisasi dalam membantu mewujudkan tujuan. b. Pengorganisasian (Organizing)
    Pengorganisasian adalah kegiatan untuk mengorganisasikan semua
    pegawai dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi
    wewenang, integrasi, dan koordinasinya dalam bagan organisasi.
    c. Pengarahan (Actuating)
    Pengarahan yaitu tindakan yang mengarahkan semua pegawai, agar mau
    bekerja sama dan bekerja efektif serta efisien dalam membantu
    tercapainya tujuan perusahaan, pegawai, dan masyarakat.
    d. Pengendalian (Controlling)
    Pengendalian adalah kegiatan kontrol/evaluasi yang beruguna untuk
    memastikan bahwa apa yang sudah direncanakan, disusun, dan
    dijalankan dapat berjalan sesuai dengan prosedur, dengan kata lain
    sebagai monitor kemungkinan ditemukannya penyimpangan.
  2. Fungsi Operasional
  3. Pengadaan (Procurement)
    Pengadaan adalah proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi, dan
    indikasi untuk mendapatkan pegawai yang sesuai dengan kebutuhan
    perusahaan.
  4. Pengembangan (Development)
    Pengembangan adalah proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis,
    konseptual, dan moral pegawai melalui pendidikan dan pelatihan agar
    dapat menjalankan tugas dengan baik.
  5. Kompensasi (Compensation)
    Kompensasi adalah pemberian balas jasa langsung dan tidak langsung
    baik metreial maupun non material yang adil dan layak kepada pegawai
    sebagai imbalan jasa yang diberikannya kepada organisasi.
  6. Integrasi (Integration)
    Pengintegrasian adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan
    perusahaan dan kebutuhan pegawai, agar tercipta kerja sama yang serasi
    dan saling menguntungkan, fungsi ini merupakan usaha memperoleh
    keamanan, dan kenyamanan pegawai, perusahaan, dan masyarakat.
  7. Pemeliharaan (Maintanance)
    Pemeliharaan pegawai adalah kegiatan untuk meningkatkan dan
    memelihara atau mempertahankan kondisi fisik, mental dan loyalitas
    pegawai, secara berkesinambungan agar mereka tetap mau bekerja sama
    sampai purna bakti.
  8. Kedisiplinan (Discipline)
    Kedisiplinan merupakan kunci terwujudnya tujuan, Kedisiplinan adalah
    kesadaran untuk menaati peraturan-peraturan perusahaan dan norma-
    norma sosial.
  9. Pemberhentian (Separation)
    Pemberhentian adalah pemutusan hubungan kerja seseorang dari suatu
    organisasi. Biasanya disebabkan oleh keinginan pegawai, keinginan
    perusahaan, kontrak kerja berakhir, pensiun, dan sebab-sebab lainnya.