Risiko dalam Manajemen Konstruksi (8)

5. Perencanaan respons risiko

Setelah risiko diprioritaskan, tim proyek menyusun strategi respons. Untuk risiko negatif atau ancaman, respons yang umum adalah:

  • Menghindari (avoid), yaitu mengubah rencana agar sumber risiko tidak lagi ada. Contohnya, mengubah metode konstruksi yang terlalu berbahaya.
  • Mengurangi (mitigate), yaitu menurunkan probabilitas atau dampak. Contohnya, melakukan pemesanan material kritis lebih awal dan menyiapkan pemasok cadangan.
  • Memindahkan (transfer), yaitu mengalihkan sebagian konsekuensi kepada pihak lain melalui asuransi, jaminan, atau klausul kontrak yang sah.
  • Menerima (accept), yaitu menerima risiko secara sadar apabila biaya mitigasi lebih besar daripada manfaatnya, sambil menyiapkan kontinjensi bila diperlukan.

Untuk peluang atau risiko positif, strategi yang dapat digunakan adalah mengeksploitasi, meningkatkan, membagikan, atau menerima peluang. Sebagai contoh, penggunaan teknologi prefabrikasi dapat menjadi peluang untuk mempercepat pemasangan struktur apabila pemasok, desain, dan logistik telah dipersiapkan dengan baik.

PMI menjelaskan bahwa respons risiko dapat mencakup mitigasi melalui penghindaran, pengalihan melalui asuransi atau pengaturan kontraktual, dan perencanaan kontinjensi untuk menghadapi ketidakpastian yang masih tersisa (PMI, 2022