Proses manajemen risiko
Proses manajemen risiko konstruksi umumnya terdiri atas perencanaan, identifikasi, analisis, respons, implementasi, serta pemantauan dan pengendalian. PMBOK menempatkan manajemen risiko sebagai rangkaian kegiatan yang mencakup perencanaan manajemen risiko, identifikasi risiko, analisis kualitatif dan kuantitatif, perencanaan respons, implementasi respons, dan pemantauan risiko (PMI, 2018).pmi-centralitaly
1. Perencanaan manajemen risiko
Tahap awal adalah menentukan bagaimana risiko akan dikelola dalam proyek. Manajer proyek perlu menetapkan metodologi, peran dan tanggung jawab, kategori risiko, skala penilaian probabilitas dan dampak, batas toleransi risiko, frekuensi pelaporan, anggaran kontinjensi, serta mekanisme eskalasi risiko.
Dokumen utamanya adalah risk management plan. Dokumen ini menjelaskan siapa yang bertanggung jawab mengidentifikasi risiko, siapa pemilik risiko (risk owner), bagaimana risiko dinilai, kapan rapat risiko dilaksanakan, dan tindakan apa yang dilakukan apabila nilai risiko melewati batas tertentu.
