Manajemen Konstruksi (8)

5. Tahap penutupan proyek

Penutupan proyek meliputi pemeriksaan akhir pekerjaan, penyelesaian daftar cacat atau punch list, pengujian dan komisioning, serah terima pekerjaan, penyusunan gambar as-built, penyerahan manual operasi dan pemeliharaan, penyelesaian administrasi kontrak, serta evaluasi pembelajaran proyek.

Tahap ini penting karena proyek belum dapat dianggap berhasil hanya karena pekerjaan fisik telah selesai. Hasil proyek harus dapat dioperasikan sesuai fungsinya, memenuhi persyaratan mutu, memiliki dokumen yang lengkap, dan tidak menyisakan persoalan kontraktual yang substansial.