Jenis-jenis Reward


Gania (2006) (Valentino et al., 2022) dimensi reward dibagi menjadi dua
jenis yaitu :

  1. Penghargaan Ekstrinsik (ekstrinsic rewards), yaitu suatu penghargaan
    yang datang dari luar.
    a. Penghargaan Finansial
    1) Gaji atau upah, Gaji adalah sejumlah uang yang diberikan kepada
    karyawan tetap sebagai balas jasa atas konstribusinya kepada
    organisasi, dengan melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung
    jawabnnya. Upah merupakan imbalan finansial yang diberikan secara
    eksklusif pada karyawan yang sesuai jam kerja, jumlah barang yang
    diperoleh atau banyaknnya tanggung jawab pelayanan yang telah
    diselesaikan sebagai kinerja.
    2) Tunjangan karyawan, seperti dana purna tugas, perawatan dirumah
    sakit dan liburan. Pada umumnya perolehan tunjangan dapat diberikan
    berdasarkan senioritas atau catatan kehadiran.
    3) Bonus dan insentif, adalah tambahan imbalan yang diberikan oleh
    karyawan perusahaan diatas atau diluar gaji atau upah mereka. Insentif
    merupakan imbalan finansial yang diberikan secara eksklusif pada
    karyawan yang kinerjannya melebihi standar yang telah dipengaruhi
    perusahaan dapat mendorong motivasi karyawan lebih semangat
    bekerja.
    b. Penghargaan Non-Finansial
    1) Penghargaan Interpersonal, tujuan dari penghargaan interpersonal
    adalah penghargaan antar pribadi, manajer memiliki sejumlah
    kekuasaan untuk partisipasi diri sendiri terhadap penghargaan
    interpersonal, contohnnya status dan pengakuan.
    Penghargaan interpersonal sangat penting dilakukan supaya
    keharmonisan antara atasan dan bawahan maupun teman sesama
    karyawan juga berjalan dengan baik.
    2) Promosi Jabatan, adalah pemindahan karyawan berasal dari suatu
    jabatan ke jabatan yang lebih tinggi. Dengan demikian, promosi akan
    diikuti oleh tugas, tanggung jawab dan wewenang yang akan lebih
    tinggi jabatanya yang diduduki dari sebelumnnya.
  2. Penghargaan Instrinsik (Instrinsic Rewards), adalah suatu
    penghargaan yang diatur oleh diri sendiri.
    a. Penyelesaian (complection), kemampuan memulai dan
    menyelesaikan suatu pekerjaan atau proyek ialah hal yang
    penting dan perlu diperhatikan bagi sebagian orang. Beberapa
    orang memiliki kebutuhan untuk menyelesaikan tugas atau
    tanggung jawab dan efek positif dari penyelesaian tersebut
    merupakan bentuk penghargaan untuk dirinya sendiri.
    b. Pencapaian (achievement), merupakan penghargaan yang lahir
    dalam diri sendiri, saat seseorang berhasil menggapai tujuan
    yang menantang. Pencapaian semacam ini memiliki dampak
    yang luar biasa khususnnya dalam memotivasi diri para
    karyawan.
    c. Otonomi (autonomy), sebagian karyawan menginginkan
    pekerjaan yang memberikan hak untuk mengambil keputusan
    dan bekerja tanpa diawasi dengan ketat. Otonomi dapat
    dihasilkan dari kebebasan melakukan suatu hal yang terbaik
    dari karyawan dalam situasi tertentu.