Indikator Kepuasan Kerja


Menurut Herzberg dalam Atthohiri and Wijayati (2021) terdapat beberapa
indicator yang mempengaruhi kepuasan kerja meliputi :

  1. Achievement (Prestasi Kerja)
    Merupakan prestasi kerja seseorang. Hal ini dapat termasuk penyelesaian
    pekerjaan dengan sukses, solusi untuk sebuah masalah, pembuktian, dan
    melihat hasil kerja seseorang.
  2. Recognition (Pengakuan)
    Merupakan pengakuan yang diberikan kepada karyawan atas hasil kerjanya.
    Kriteria utama dari recognition adalah tindakan pengakuan. Sumbernya bisa
    terdapat dari semua orang: supervisor, beberapa individu lain dalam
    manajemen, manajemen sebagai kekuatan impersonal (tidak bersifat pribadi),
    klien, rekan kerja, rekan profesional atau masyarakat umum. Beberapa tindakan
    yang menjadi perhatian dalam hal ini adalah pujian atau kesalahan.
  3. Work it Self
    Tantangan pekerjaan yang dirasakan oleh karyawan. Work it self digunakan saat
    responden menyebutkan pekerjaan sebenarnya atau tugas pekerjaan sebagai
    sumber dari perasaan baik atau buruk tentang hal itu. Pekerjaan ini bisa bersifat
    monoton atau bermacam-macam, menginspirasi atau melemahkan semangat,
    terlewat mudah atau terlampau susah.
  4. Advancement (Kemajuan)
    Merupakan besar kecilnya peluang untuk dapat maju di perusahaannya.
  5. Growth (Pertumbuhan)
    Merupakan kemungkinan karyawan tumbuh dan berkembang dalam
    perusahannya. Perubahan status yang secara resmi dan memungkinkan
    seseorang dapat naik di perusahaan, atau sebaliknya