Pengukuran tingkat kepuasan kerja harus dilakukan dengan cara yang
obyektif, dengan menganalisis gejala-gejala konkret yang menunjukkan kepuasan
kerja yang ada. Ada beberapa indikator kepuasan kerja (Afandi. P, 2018), di
antaranya adalah:
- Pekerjaan
Apakah pekerjaan yang dilakukan seseorang mengandung unsur yang
memuaskan. - Gaji
Jumlah upah atau gaji yang diterima seseorang sebagai hasil dari pekerjaan
yang dilakukan apakah dianggap adil dan sesuai dengan kebutuhan. - Promosi
Peluang untuk berkembang dan naik jabatan di dalam pekerjaan. - Pengawas
Seseorang yang memberikan instruksi dan arahan dalam pelaksanaan
pekerjaan. - Rekan kerja
Hubungan yang baik dengan rekan kerja dan saling membantu dalam
menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan
