Robbins & Judge (2015) menyatakan bahwa terdapat enam faktor yang dapat
mempengaruhi tingkat kepuasan kerja, yaitu:
- Pekerjaan itu sendiri
Pekerjaan itu sendiri merupakan sumber utama kepuasan dimana pekerjaan
tersebut memberikan tugas yang menarik, kesempatan untuk belajar,
kesempatan untuk menerima tanggung jawab dan kemajuan untuk pegawai. - Besaran gaji
Gaji/ Upah merupakan faktor multidimensi dalam kepuasan kerja. Sejumlah
upah/ uang yang diterima pegawai menjadi penilaian untuk kepuasan, dimana
hal ini bisa dipandang sebagai hal yang dianggap pantas dan layak - Kesempatan promosi
Promosi merupakan kesempatan untuk berkembang secara intelektual dan
memperluas keahlian menjadi dasar perhatian penting untuk maju dalam
organisasi sehingga menciptakan kepuasan. - Pengawasan yang tepat
Pengawasan merupakan kemampuan untuk memberikan bantuan teknis dan
dukungan perilaku. Pertama adalah berpusat pada pegawai, diukur menurut
tingkat dimana pengawas menggunakan ketertarikan personal dan peduli pada
pegawai. Kedua adalah iklim partisipasi atau pengaruh dalam pengambilan
keputusan yang dapat mempengaruhi pekerjaan pegawai. - Hubungan dengan rekan kerja
Rekan kerja merupakan sumber kepuasan kerja yang paling sederhana.
Kelompok kerja, terutama tim yang kompak bertindak sebagai sumber
dukungan, kenyamanan, nasehat, dan bantuan pada anggota individu. - Keseluruhan pengalaman kerja
Kepuasan yang berasal dari pengalaman yang diperoleh selama bekerja dari
peusahaan yang lama sampai saat ini (Robbins & Judge, 2015)
