Prinsip-Prinsip Kualitas Pelayanan


Dalam rangka menciptakan gaya manjemen dan lingkungan yang kondusif bagi
organisasi untuk menyempurnakan kualitas, organisasi bersangkutan harus
mengimplementasikan enam prinsip utama yang berlaku bagi perusahaan. Keenam ini sangat
bermanfaat dalam membentuk pertahanan lingkungan yang tepat untuk melaksanakan
penyempurnaan kualitas kesinambungan dengan dukungan oleh para pemasok, karyawan,
dan pelanggan. Menurut Tjiptono, (2006: 105) keenam prinsip tersebut terdiri atas:

  1. Kepemimpinan
    Strategi kulitas perusahahn harus inisiatif dan komitmen dari manajemen punjak.
    Manajemen punjak harus memimpin dan mengarahkan organisasinya dalam upaya
    peningkatan kinerja kualitas. Tanpa adanya kepemimpinan dari manajemen punjak, usaha
    peningkatan kualitas akan berdampak kecil.
  2. Pendidikan
    Semua karyawan perusahaan, mulai dari manajer puncak sampai karyawan
    operasional, wajib mendapat penekanan dalam pendidikan tersebut antara lain kualitas
    sebagai stategi bisnis alat, teknik implementasi strategi kualitas, dan peranan eksekutif dalam
    implementasi strategi kualitas.
  3. Perencanaan Strategi
    Proses perencanaan strategi harus mencakup pengukuran dan kualitas yang di
    gunakan dalam mengarahkan perusahaan untuk mencapai visi dan misinya.
  4. Review
    Proses review merupakan satu-satunya alat yang paling efektif bagi manajemen untuk
    mengubah perilaku organisasi. Proses ini menggambarkan mekanisme yang menjamin
    adanya perhatian terus-menerus terhadap upaya mewujudkan sasaran-sasaran kualitas.
  5. Komunikasi
    Implementasin strategi kualitas dalam organisasi dipengaruhi oleh proses komunikasi
    organisasi, baik dengan karyawan, pelanggan maupun dengan stakeholder lainnya.
  6. Total Human Reward
    Reward dan recognition merupakan aspek krusial dalam implementasi strategi
    kualitas. Setiap karyawan berprestasi perlu diberi imbalan dan prestasi harus diakui. Dengan
    cara ini, motivasi, semangat kerja, rasa bangga dan rasa memiliki (sense of belonging) setiap
    anggota organisasi dapat meningkatkan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan
    produktivitas dan profitabilitas bagi perusahaan, serta kepuasan dan loyalitas