Pelayanan yang baik pada akhirnya akan mampu memberikan kepuasan
kepada masyarakat. Pelayanan yang optimal pada akhirnya juga akan
mampu meningkatkan citra organisasi di mata masyarakat dan terus
meningkat. Adanya citra organisasi yang baik, maka segala yang dilakukan
oleh organisasi akan dianggap baik pula. Menurut Tilaar dalam
Taufiqurokhman dan Evi Satispi (2018:77-79) ada beberapa faktor-faktor
yang perlu diperhatikan dalam peningkatan pelayanan publik antara lain:
- Dedikasi dan disiplin – Untuk memberikan sebuah pelayanan bermutu
pada seorang manusia haruslah mempunyai rasa pengabdian
terhadap tugas dan pekerjaannya. Dalam artivisi yang merupakan
target proses pelayanan harus normatif dan idealis. Sebab seorang
yang memiliki dedikasi tinggi adalah manusia yang menyadari arti
sebuah profesinya sendiri dan berusaha untuk mewujudkannya. - Jujur – Kejujuran sangat penting, bukan hanya orang lain tetapi juga
terhadap diri sendiri. Terhadap orang lain seorang manusia haruslah
dapat bekerja sama berdasarkan kepada saling percaya. Kejujuran
berhubungan dengan kemampuan sendiri kita harus jujur terhadap
apa yang kita buat dan apa yang kita tidak buat. Inilah sikap yang
tidak profesionalisme. Kejujuran profesionalisme akan menghasilkan
produk yang unggul dan terus-menerus dapat bersaing. Sikap
profesionalisme ini ditandai oleh seorang manusia unggul yang
mengetahui kapan dia berdiri sendiri dan kapan dia harus bekerja
sama. - Inovatif – Seorang manusia unggul bukanlah seorang manusia rutin
yang puas dengan hasil yang telah dicapai dan telah puas dengan
status quo. Seorang manusia unggul adalah seorang yang selalu
gelisah dan mencari sesuatu yang baru. Tetapi yang dapat juga
menemukan fungsi yang baru dan suatu penemuan. - Tekun – Seorang manusia unggul adalah seorang yang memfokuskan
perhatian pada tugas dan pekerjaan yang telah diserahkan
kepadanya atau suatu usaha yang sedang dikerjakannya. Ketekunan
akan menghasilkan sesuatu karena manusia unggul tidak akan
berhenti sebelum ia membuahkan sesuai dengan kehidupan yang
mementingkan mutu. - Ulet – Berkaitan dengan sikap tekun dan ulet, manusia unggul dengan
hidup berdisiplin tidak mungkin seseorang yang ulet dan
menggunakan jalan pintas dalam tugas dan pekerjaannya.
Seseorang tekun dan ulet akan terus menerus melaksanakan
tugasnya secara fokus sesuai dengan jadwal tanpa mencari jalan
pintas dan merusak disiplin. - Sumber Daya Manusia – Sumber Daya Manusia merupakan aset
yang dimiliki oleh instansi atau organisasi swasta maupun
pemerintahan. Tanpa adanya dukungan sumber daya manusia yang
handal dan professional aktivitas suatu kantor akan memberikan
dampak yang sangat signifikan terhadap perkembangan atau
pelayanan suatu organisasi. - Kepemimpinan – Merupakan salah satu kunci dalam menentukan
terciptanya efisiensi dan efektifitas kerja, serta peningkatan kerja
bawahan. Pimpinan dapat berhasil mengelola suatu organisasi yang
dikelolanya bila pimpinan yang dimaksud dapat berperan dengan
baik. Seorang pemimpin harus melakukan kegiatan dalam hal
membimbing, mengarahkan perilaku bawahannya pada suatu tujuan
tertentu
