Teori Nilai Perusahaan


Menurut Risman (2021:1) terdapat teori yang berhubungan dengan nilai
perusahaan yaitu:

  1. Teori Sinyal (Signalling Theory)
    Fahmi (2014:21) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan teori sinyal atau
    signalling theory adalah teori yang membahas tentang naik turunnya harga di
    pasar seperti harga saham, obligasi dan sebagainya, sehingga akan memberi
    pengaruh pada keputusan investor. Tanggapan para investor terhadap sinyal
    positif dan negatif sangat mempengaruhi kondisi pasar, mereka akan bereaksi
    dengan berbagai cara dalam menanggapi sinyal tersebut seperti memburu saham
    yang dijual atau melakukan tindakan dalam bentuk tidak bereaksi. Sinyal positif
    disini yaitu dengan adanya nilai investment opportunity set yang menunjukan
    pertumbuhan perusahaan akan menarik minat investor untuk berinvestasi.
    Dengan kata lain tingginya nilai investment opportunity set akan berbanding
    lurus dengan naiknya nilai perusahaan.
    Perusahaan adalah salah satu bentuk organisasi berbadan hukum yang
    kegiatannya mengakomodir dan memanfaatkan berbagai sumber daya untuk
    menghasilkan produk baik barang maupun jasa sehingga memiliki nilai tambah
    yang dapat ditawarkan dan dapat memenuhi kebutuhan serta keinginan manusia.
    Sementara itu, tujuan utama dari pendirian suatu perusahaan atau organisasi
    bisnis yaitu untuk memaksimalkan keuntungan. Teori perusahaan adalah konsep
    dasar yang digunakan dalam kebanyakan studi ekonomi manajemen terutama
    manajemen keuangan. Teori yang didasarkan pada tujuan maksimalisasi
    keuntungan berasal dari teori marginalis neo-klasik perusahaan. Secara umum
    teori tersebut digunakan untuk memprediksi harga optimal dan keputusan output
    yang akan memaksimalkan keuntungan perusahaan yang menunjukan bahwa
    perusahaan berusaha untuk membuat perbedaan antara total pendapatan dan total
    biaya. Dalam jangka panjang kehadiran perusahaan bukan hanya
    menguntungkan para pemegang saham saja, namun juga akan membawa
    manfaat bagi masyarakat luas dan pemeritah melalui proses kegiatan ekonomi.
    Definisi dari nilai perusahaan dari sudut pandang yang berbeda akhirnya
    menghasilkan berbagai macam nilai perusahaan. Adapun macam-macam nilai
    perusahaan dapat dijabarkan seperti berikut ini :
    A. Nilai Nominal
    Nilai nominal adalah nilai yang tertera pada anggaran dasar perusahaan yaitu
    pada saat didirikan dan sesuai akta perusahaan. sebelum peragangan saham
    dilakukan tanpa warkat, maka nilai nominal juga tertulis warkat saham yang
    diperdagangkan di bursa efek.
    B. Nilai Pasar
    Nilai pasar (market price) yaitu harga yang terjadi di pasar melalui
    mekanisme atau proses tawar-menawar di pasar saham. Nilai pasar saham
    perusahaan ada jika perusahaan sudah terdaftar di bursa efek Indonesia.
    C. Nilai Intrinsik
    Nilai intrinsk adalah nilai yang diperoleh dari perhitungan dalam analisa
    fundamental perusahaan, biasanya nilai intrinsik ini digunakan untuk menilai
    harga saham perusahaan tertentu dan digunakan untuk pengambilan
    keputusan oleh para investor dan manajer.
    D. Nilai Buku
    Nilai buku merupakan nilai perusahaan yang dihitung berdasarkan keperluan
    pembukuan akuntansi yang merupakan selisih antara total asset dengan total
    utang, kemudian dibagi dengan jumlah saham beredar