Management laba merupakan suatu bentuk penyimpangan dalam
proses penyusunan laporan keuangan, yaitu mempengaruhi tingkat laba yang
ditampilkan dalam laporan keuangan (Abdulloh dan Suardi, 2021). Earning
Management adalah tindakan manajer yang menaikkan atau menurunkan laba
yang dilaporkan dari unit yang menjadi tanggung jawabnya, yang tidak
mempunyai hubungan dengan kenaikkan atau penurunan profitabilitas
perusahaan dalam jangka panjang Manajemen Laba juga dikatakan sebagai
campur tangan dalam proses penyusunan pelaporan keuanganeksternal, dengan
tujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi (pihak yang tidak setuju
mengatakan bahwa hal ini hanyalah upaya untuk memfasilitasi operasi yang
tidak memihak dari sebuah proses. Dengan kata lain bahwa Manajemen Laba
merupakan kegiatan memanipulasi data dalam penyusunan laporan keuangan
yangdilakukan manajer guna mencapai tingkat laba yang diinginkan pada
komponen akrual dalam laporan keuangan agar dinilai memiliki kinerja yang
baik sehingga diperolehnya keuntungan-keuntungan tertentu seperti imbalan
besar dan bonus.
Menurut (Sulisiyanto., 2021) manajemen laba dilakukan dengan
mempermainkan komponen-komponen akrual dalam laporan keuangan, sebab
pada komponen akrual dapat dilakukan permainan angka melalui metode
akuntansi yang digunakan sesuai dengan keinginan orang yang melakukan
pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. Tindakan ini yang menjadi
penyebab kualitas pelaporan keuangan menjadi rendah dikarenakan adanya
tindakan manipulasi tidak mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang
sebenarnya, beserta dengan laba yang dihasilkan.
