Nilai Perusahaan


Tujuan utama perusahaan adalah untuk meningkatkan nilai perusahaan
melalui peningkatan kemakmuran pemilik atau para pemegang saham.
Tujuan ini bersifat garis besar , karena pada praktiknya tujuan itu
senantiasa dipengaruhi oleh keputusan-keputusan keuangan (Tika,
2012:124). Nilai merupakan segala sesuatu yang diinginkan apabila nilai
bersifat positif dalam arti menguntungkan atau menyenangkan dan
memudahkan pihak yang memperolehnya untuk memenuhi kepentingankepentingan yang berkaitan dengan nilai tersebut. Sebaliknya, nilai
merupakan sesuatu yang tidak diinginkan apabila nilai tersebut bersifat
negatif dalam arti merugikan atau menyulitkan pihak yang memperolehnya
untuk mempengaruhi kepentingan pihak tersebut sehingga nilai tersebut
dijauhi (Tika, 2012:40). Nilai perusahaan adalah nilai sekarang dari
pendapatan yang diharapkan di masa mendatang serta mencerminkan
dampak atas keputusan yang telah diambil oleh manajer keuangan terhadap
harga saham perusahaan (Wijaya, et al., 2010). Nilai perusahaan
didefinisikan sebagai persepsi investor terhadap tingkat keberhasilan
perusahaan dalam mengelola sumber dayanya. Husnan (2012), menjelaskan
bahwa nilai perusahaan merupakan harga yang bersedia dibayar oleh calon
pembeli apabila perusahaan tersebut dijual. Manfaat dari nilai perusahaan
yaitu untuk mengetahui perkembangan perusahaan dimasa yang akan
datang yang tercermin dalam nilai saham perusahaan. Menurut Sujoko dan
Soebiantoro (2007), menjelaskan bahwa nilai perusahaan merupakan
persepsi investor terhadap tingkat keberhasilan perusahaan yang sering
dikaitkan dengan harga saham. Semakin tinggi harga saham yang
dikeluarkan maka semakin tinggi pula nilai perusahaan. Nilai perusahaan
yang tinggi menjadi tujuan tercapainya keinginan para pemilik perusahaan,
sebab dengan nilai yang tinggi menunjukkan kemakmuran pemegang
saham juga tinggi