Komponen Return Saham terdiri dari harga saham dan dividen.
A. Harga saham
Pada dasarnya, harga saham terdiri dari tiga kategori yaitu harga
saham perdana, harga saham pembukaan, dan harga saham
penutupan. Harga saham perdana, merupakan harga saham saat
diterbitkan. Harga pembukaan adalah harga saham awal periode.
Harga penutupan adalah harga saham di akhir periode. Harga
saham kini dan ekspektasi harga saham di akhir periode akan
mempengaruhi ekspektasi return.
B. Dividen
Earnings yang diperoleh oleh perusahaan dapat ditahan sebagai
sumber dana internal (retained earning) atau dapat dibagikan
dalam bentuk dividen. Arus dividen dapat dianggap sebagai arus
kas yang diterima oleh investor (Jogiyanto, 2000 : 90). Dengan
alasan bahwa dividen merupakan satu-satunya arus pendapatan
yang diterima oleh investor.
Berikut merupakan beberapa kasus yang ditemui pada besarnya
dividen yang dibayarkan :
1) Pembayaran dividen tidak teratur
Kenyataannya beberapa perusahaan membayar dividen dengan
tidak teratur. Pada kasus ini, dividen tiap-tiap akhir periode tidak
mempunyai pola yang jelas bahkan untuk periode-periode tertentu
tidak membayar dividen sama sekali (misalnya mengalami kerugian
atau kesulitan likuiditas).
2) Dividen Konstan Tidak bertumbuh
Umumnya, perusahaan enggan memotong dividen karena dapat
dianggap sebagai signal yang tidak baik bagi investor. Perusahaan
yang memotong dividen akan dianggap mengalami kesulitan likuiditas
sehingga perlu mendapatkan tambahan dana dengan memotong
dividen. Maka dari itu, banyak perusahaan mempertahankan dividen
yang konstan sehingga diharapkan tidak mengurangi kepercayaan
investor.
3) Pertumbuhan dividen yang konstan
Bentuk lain dari kasus yang ditemui yaitu pertumbuhan dividen
yang konstan. Dividen yang tumbuh secara konstan yaitu dividen yang
setiap periodenya mengalami pertumbuhan yang sama.
4) Harga jual Akhir
Investor yang mementingkan capital gain dibandingkan dividen
merupakan investor yang tidak akan memegang saham untuk jangka
waktu lama. Investor yang memiliki sifat tersebut, akan
mempertimbangkan harga jual akhir yang diterima sebagai arus kas yang
masuk.
