lima kategori kompetensi

kompetensi menunjukkan keterampilan dan
pengetahuan yang dicirikan oleh profesionalisme dalam suatu bidang
tertentu Wibowo (2010:330) memberikan lima kategori kompetensi yang
terdiri dari:

  1. Task achievement sebagai kategori kompetensi terkait dengan
    kinerja yang ditunjukkan oleh orientasi pada hasil, mengelola
    kinerja, mempengaruhi, inisiatif,efensiensi produksi, fleksbilitas,
    inovasi, peduli pada kualitas, perbaikan berkelanjutan dan
    keahlian teknis.
  2. Relationship sebagai kategori kompetensi terkait dengan
    kemampuan komunikasi dan bekerja baik dengan orang lain dan
    memuaskan kebutuhannya. Relationship meliputi kerjasama,
    orientasi pada pelayanan, kepedulian antar pribadi, kecerdasan
    organisasi, membangun hubungan, penyelesaian konflik,
    perhatian pada komunikasi dan sensivitas lintas budaya.
  3. Personal attribute sebagai bentuk kompetensi intrinsik individu
    dan terkait dengan bagaimana seseorang berpikir, merasa, belajar
    dan berkembang. Personal attribute meliputi integritas dan
    kejujuran, pengembangan diri, ketegasan, kualitas keputusan,
    manajemen stress, berpikir analitis dan berpikir konseptual.
  4. Managerial sebagai kompetensi yang berkaitan dengan
    pengelolahaan, pengawasan, mennjaga (maintain) perilaku
    manusia menuju pada pencapaian tujuan.Dan mengembangkan
    orang. Kompetensi manejerial berupa kemampuan dalam
    memotivasi, memberdayakan dan mengembangkan orang lain.
  5. Leadership sebagai kompetensi terkait dengan kemampuan
    mempimpin organisasi dan orang untuk mencapai maksud, visi
    dan tujuan organisasi. Ia meliputi kemimpinan visioner, berpikir
    strategis, orientasi,kewirausahaan, manajemen perubahan,
    membangun komitmen organisasional, membangun fokus dan
    maksud, dasar-dasar serta nilai-nilai