Peningkatan efisiensi modal kerja tergantung pada manajemen dalammengelola modal kerja. Pengukuran efisiensi modal kerja diukur dengan melihat
perputaran modal kerja, jika perputaran modal kerja semakin rendah maka kasyang diinvestasikan akan lama kembali sehingga memperlambat dalammemperoleh laba. Jika perputaran modal kerja semakin tinggi maka semakincepat kas yang diinvestasikan dalam modal kerja kembali menjadi kas, sehinggalaba dari aliran dana atau kas yang diperoleh perusahaan dapat lebih cepat
diterima dan profitabilitas akan meningkat (Triyas Umi & Listyorini Wahyu, 2020).
