Menurut pendapat Mulyadi (2017:129) “Sistem pengendalian internal
meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan
untuk menjaga aset organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi,
mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen”.
Kontrol internal atau pengendalian intern didefinisikan dalam teori
akuntansi dan organisasi sebagai suatu proses yang membantu organisasi mencapai
tujuan tertentu melalui pengaruh sistem teknologi informasi dan sumber daya
manusia. Secara umum, pengendalian internal merupakan bagian dari setiap sistem
yang digunakan sebagai prosedur dan pedoman operasional oleh suatu perusahaan
atau organisasi. Perusahaan umumnya memanfaatkan sistem pengendalian internal
untuk mengelola operasi perusahaan dan mencegah potensi penyalahgunaan sistem.
