Pemeriksaan Internal


Menurut Sawyers(2009) definisi audit internal adalah penilaian yang
sistematis dan objektif yang dilakukan auditor internal terhadap operasi
dankontrol yang berbeda-beda dalam organisasi untuk menentukan apakah: (1)
informasi keuangan dan operasi telah akurat dan dapat diandalkan, (2) resiko yang
dihadapi perusahaan telah teridentifikasi dan diminimalisasi, (3) peraturan
eksternal serta kebijakan dan prosedur internal yang bisa diterima telah diikuti, (4)
kriteria operasi yang memuaskan telah dipenuhi, (5) sumber daya telah digunakan
secara efisien dan ekonomis, (6) tujuan organisasi telah dicapai secara efektif.
Semua itu dilakukan dengan tujuan membantu anggota organisasi dalam
menjalankan tanggung jawabnya secara efektif.
Menurut Guidance Task Force (GTF) dalam Sawyers (2009) definisi audit
internal yaitu aktifitas konsultasi dan keyakinan objektif yang dikelolah secara
independen dalam organisasi dan diarahkan oleh filosofi penambahan nilai untuk
meningkatkan operasional organisasi. Audit tersebut membantu organisasi dalam
mencapai tujuannya dengan menerapkan pendekatan yang sistematis dan
berdisiplin untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses pengelolahan
resiko, kecukupan kontrol dan pengelolaan organisasi.
Audit internal adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh bagian internal
audit perusahaan, terhadap laporan keuangan dan catatan akuntansi perusahaan
maupun ketaatan terhadap kebijakan manajemen puncak yang telah ditentukan
dan ketaatan terhadap peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan dari ikatan
profesi yang berlaku. Peraturan pemerintah misalnya peraturan di bidang
perpajakan, pasar modal, lingkungan hidup, perbankan, perindustrian, investasi,
dan lain-lain (Agoes 2013:204)
Audit internal adalah sebagai suatu proses sistematis untuk menghimpun
dan mengevaluasi bukti-bukti secara obyektif mengenai esensi tentang berbagai
tindakan dan kejadian ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian antar esensi
tersebut dengan kriteria yang telah ditentukan dan menyampaikan hasilnya kepada
pemakai yang berkepentingan (Halim.2001 : 1)