Pelaksanaan Audit Operasional


Pelaksanaan audit operasional adalah serangkaian kegiatan yang telah
menjadi pola tetap dalam menjalankan pemeriksaan dan review secara sistematis
terhadap kegiatan perusahaan atau bagian dari perusahaan dengan tujuan menilai
dan melaporkan apakah sumber daya dan dana digunakan secara efisien, efektif,
dan ekonomis. Menurut Taman (2011:13) mengungkapkan bahwa dalam
pelaksanaan audit, langkah pertama yang diperiksa adalah perencanaan audit,
kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan, pengukuran, dan evaluasi. Berikut
penjelasan dibawah ini:

  1. Perencanaan audit harus dirancang secara matang dengan cermat untuk
    mendukung keberhasilan audit operasional. Perencanaan audit yang baik
    menjadi faktor kunci dalam memperoleh bukti audit yang cukup dan kompeten
    untuk mendukung isi laporan audit. Rencana audit umumnya mencakup uraian
    mengenai area yang akan diaudit, jangka waktu pelaksanaan audit, personel
    yang diperlukan, dan sumber daya lain yang dibutuhkan untuk pelaksanaan
    audit.
  2. Proses audit dilakukan berdasarkan informasi latar belakang dan program kerja
    audit menggunakan prosedur dan teknik audit yang dicatat dalam kertas kerja
    audit. Pelaksanaan ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi umum tentang
    semua proses kegiatan unit kerja yang diaudit, menelaah peraturan, dan
    menganalisis data informasi yang diperoleh.
  3. Pengukuran dan evaluasi adalah proses yang dilakukan untuk menetapkan dan
    menilai kesesuaian analisis dan tujuan awal audit. Evaluasi ini bertujuan untuk
    mendapatkan bukti yang cukup guna mendukung simpulan pada tahap
    pengujian pengendalian manajemen. Bukti yang diperoleh kemudian
    diikhtisarkan dalam kertas kerja audit yang memadai untuk mendukung
    kesimpulan laporan hasil audit. Sebelum laporan disusun, materi temuan harus
    dikomunikasikan dan dievaluasi Bersama pimpinan unit yang diaudit agar
    tercapai kesepakatan mengenai fakta temuan dan mempermudah pelaksanaan
    tindak lanjut. Temuan yang belum terselesaikan, termasuk rekomendasi yang
    tidak disepakati, dapat berpengaruh signifikan pada kelancaran tindak
    lanjutnya