Faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja


Faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah sebagai berikut :
Menurut Luthans (1999 : 541 dalam Reskiputri, 2015),
beberapa yang mempengaruhi kepuasan kerja terdiri dari:
a. Pembayaran kompensasi, seperti gaji atau upah,
karyawan menginginkan sistem pengupahan dan
kebijaksanaan promosi yang adil, tidak meragukan, dan
sesuai dengan yang diharapkan kemungkinan besar
akan menghasilkan kepuasan.
b. Pekerjaan itu sendiri, karyawan cenderung lebih
menyukai pekerjaan-pekerjaan yang memberi
kesempatan untuk mengunakan kemampuan dan
keterampilannya, adanya kebebasan dalam memberikan
umpan balik mengenai seberapa baik mereka bekerja.
Karakteristik ini membuat kerja lebih menantang.
Pekerjaan yang kurang menantang menciptakan
kebosanan, tetapi yang terlalu banyak menantang
menciptakan frustasi dan perasaan gagal.
c. Rekan kerja, bagi kebanyakan karyawan rekan kerja
juga mengisi kebutuhan akan interaksi sosial. Oleh
karena itu tidaklah mengejutkan bila rekan kerja yang
ramah dapat mengarah pada kepuasan kerja yang
meningkat. Promosi pekerjaan, promosi terjadi pada saat
seseorang berpindah dari suatu pekerjaan ke posisi
yang lebih tinggi, dengan tanggung jawab dan jenjang
organisasi yang lebih tinggi pula. Pada saat
dipromosikan karyawan umumnya menghadapi
peningkatan tuntutan dan keahlian, kemampuan dan
tanggung jawab. Sebagaian besar karyawan merasa
positif karena dipromosikan. Promosi memungkinkan
perusahaan mendayagunakan kemampuan dan keahlian
karyawan semakin tinggi.
d. Kepenyeliaan (supervisi), sepervisi mempunyai peran
yang penting dalam manajemen. Supervisi berhubungan
dengan karyawan secara langsung dan mempengaruhi
karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan. Umumnya
karyawan lebih suka mempunyai supervisi yang adil,
terbuka, dan mau bekerja sama dengan bawahan