Indikator motivasi yang dikemukakan oleh Mc Clelland dalam
Siyal et al. (2021) disebut juga dengan teori motivasi prestasi. Indikator
tersebut terdapat dalam beberapa dimensi untuk mengukurnya.
Dimensinya adalah sebagai berikut:
- Kebutuhan akan pencapaian atau prestasi (Need for Achievement)
Kebutuhan akan prestasi ini diukur berdasarkan standar
kesempurnaan dalam diri seseorang. Kebutuhan ini mengarahkan
tingkah laku pada usaha untuk mencapai prestasi tertentu. Mereka
berjuang untuk memenuhi ambisi secara pribadi dari pada mencapai
kesuksesan dalam bentuk penghargaan perusahaan atau organisasi.
Sehingga mereka melakukannya selalu lebih baik dan lebih efisien
dari waktu ke waktu. Indikator untuk mengukurnya adalah:
a. Keinginan untuk berprestasi
b. Memenuhi standar kerja
c. Berusaha meningkatkan kemampuan - Kebutuhan akan kekuasaan (Need for Power)
Yaitu keinginan untuk mempengaruhi/mengatur orang lain,
bertanggung jawab untuk orang lain dan memiliki otoritas atas orang
lain. Indikator mengukurnya adalah:
a. Keinginan mendorong rekan kerja
b. Bertanggung jawab terhadap orang lain
c. Memiliki otoritas atas orang lain - Kebutuhan akan hubungan atau berafiliasi (Need for Affiliation)
Yaitu hasrat untuk menjalin suatu hubungan antar personal yang
ramah dan akrab. Orang yang memiliki kebutuhan seperti ini tentu
mereka memiliki motivasi untuk persahabatan, menanggung dan
bekerja sama daripada sebagai ajang kompetisi didalam suatu
organisasi. Termasuk didalam hal pengertian satu dengan lainnya.
Indikator mengukurnya adalah dengan menjalin hubungan dan
komunikasi dengan ramah dan akrab.
