Kepuasan kerja merupakan kondisi emosional positif yang dirasakan
seseorang terhadap pekerjaannya. Perasaan ini muncul ketika
kebutuhan, harapan, serta nilai-nilai individu terpenuhi melalui
berbagai aspek pekerjaan, seperti tanggung jawab yang diberikan,
kompensasi yang diterima, lingkungan kerja yang mendukung, serta
hubungan yang harmonis dengan rekan kerja maupun atasan. Secara
umum, kepuasan kerja menggambarkan keadaan emosional yang
menyenangkan yang muncul dari hasil evaluasi terhadap pengalaman
kerja seseorang. Dengan demikian, kepuasan kerja mencerminkan
sikap positif karyawan terhadap pekerjaan yang dijalani, baik dalam
bentuk perasaan maupun perilaku.
Kepuasan kerja dipahami sebagai hasil evaluasi individu mengenai
sejauh mana pekerjaan mampu memenuhi kebutuhan intrinsik maupun
ekstrinsik. Ketika pekerjaan dinilai memberikan manfaat sosial,
tantangan, serta kesempatan pengembangan diri, maka individu akan
merasakan tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi. Kepuasan kerja
dapat tercermin dari sikap positif individu terhadap tugasnya,
kesediaan untuk terlibat dalam kegiatan organisasi, dan keinginan
untuk mempertahankan hubungan kerja jangka panjang. Kepuasan
kerja juga berperan mendukung terbentuknya lingkungan kerja yang
kondusif melalui peningkatan motivasi, kehadiran, serta komitmen
terhadap organisasi
