Menurut Bass dkk(Iskandar dan Andriani, 2019) gaya
kepemimpinantransformasional adalah kepemimpinan yangberorientasi pada
perubahan, dimana visiorganisasi tidak hanya diformulasikan tetapi juga
dilaksanakan melalui aspek kepemimpinan transformasional pertama
idealizedinfluence yang berarti menekankan tipepemimpin yang
memperlihatkan kepercayaan,keyakinan dan dikagumi/dipuji
pengikut.Kepemimpinantransformasional adalah pemimpin yangdipandang
sebagai seseorang yang mampumemberikan pengaruh besar terhadap
parapengikutnya sehingga memunculkan situasiyang menginspirasi bagi para
pengikutnyadalam mencapai sebuah tujuan organisasi yangmelampaui batas
dari keinginan pimpinannya menurut Wexley & Yukl(dalam Jumiran dkk,
2020).
Gaya kepemipinan transformasional merupakan gaya kepemimpinan
yang berbasis pada pemeberdayaan karyawan.Kepemimpinantransformasioanl
dianggap dapat memebrikan manafaat berupa pertukaran nilai,
pertumbuhantimbal balik, dan motif yang saling menguntungkan Arijanto
(dalam Rohmah dan Yuniawan, 2022).Kepemimpinantransformasional
menggambarkan perilaku yang ditentukan oleh seorang pemimpin yang
mengubah nilai, kebutuhan, preferensi, aspirasi dan memotivasi karyawan
untuk bekerja di atas rata-rata atau bahkan di luar tugasnyaHouse &
Aditya(dalam Sofiah dkk, 2022).
Robbins and Judge (dalam Sari dkk, 2021) gayakepemimpinan
transformasional adalahpemimpin yangmenginspirasi parapengikutnya untuk
mengesampingkankepentingan pribadi mereka demikebaikan organisasi dan
merekamampu memiliki pengaruh yang luarbiasa pada diri para pengikutnya.
Kepemimpinan transformasional adalah gaya kepemimpinan yang
memotivasipara karyawan untuk mencapai kinerja yang tinggi dengan
mentransformasikan sikap,kepercayaan, dan nilai-nilai pada karyawan
Hamdani & Handoyo(dalam Wollah dkk, 2020).Salah satu gaya
kepemimpinan yangmengedepankan pentingnya pemimpinuntuk memotivasi
visi dan lingkunganbagi karyawan untuk mencapai melebihiharapannya Burns
(dalam Prayudi, 2020)adalah gaya kepemimpinan transformasional. Dalam
perubahan organisasi,baikterencana maupun tidak, aspekterpenting adalah
perubahan individu. Perubahan pada diri individu ini tidaklahmudah, namun
harus melalui suatuproses.
