Faktor-faktor Keterlibatan Kerja


Keterlibatan kerja dapat dipengaruhi oleh 2 (dua) faktor, yaitu:
a. Variabel personal
Variabel personal yang mempengaruhi keterlibatan kerja mencakup
variabel demografi dan psikologis.
1) Variabel demografi meliputi usia, pendidikan, jenis kelamin, status
pernikahan, jabatan, dan senioritas.
2) Variabel psikologis meliputi intrinsic/extrinsic need strength, nilainilai kerja, locus of control, kepuasan terhadap karakteristik/hasil
kerja, usaha kerja, performansi kerja, absensi, dan intensi
turnover.

b. Variabel situasional
Variabel situasional yang mempengaruhi keterlibatan kerja meliputi
pekerjaan, organisasi, dan lingkungan sosial budaya.
1) Variabel pekerjaan mencakup karakteristik/hasil kerja, variasi,
otonomi, identitas tugas, feedback, level pekerjaan (status formal
dalam organisasi), level gaji, kondisi pekerjaan (work condition),
job security, supervisi, serta iklim interpersonal.
2) Variabel organisasi meliputi iklim organisasi (partisipatif atau
mekanistik), ukuran organisasi (besar atau kecil), struktur
organisasi (tall atau flat), serta sistem kontrol organisasi (jelas
atau tidak jelas).
3) Variabel lingkungan sosial budaya meliputi ukuran komunitas,
rural/urban, budaya etnis, dan agama.