Menurut Wardhana, dkk. (2021) mengemukakan bahwa pelanggan
mempunyai citra positif terhadap suatu merek, maka dari itu pelanggan akan
melakukan pembelian produk dari suatu merek kembali. Sedangkan dalam
penelitian Junio dan Husada (2017) citra merek merupakan perkumpulan asosiasi
yang dipersepsikan dari konsumen terhadap merek tertentu, yang dikenal dalam
istilah brand association. Namun sebaliknya, jika citra pada merek tertentu negatif,
maka dari itu kemungkinan kecil untuk terjadinya pembelian produk dari suatu
merek itu kembali. Penelitian yang dilakukan oleh Meilani, dkk. (2020)
menyatakan bahwa semakin tinggi citra merek, maka semakin tinggi pula
kepercayaan merek. Berdasarkan penelitian oleh (Hokky dan Bernarto, 2021), citra
merek terbukti memiliki pengaruh positif terhadap loyalitas merek, karena
konsumen cenderung memilih produk yang memiliki reputasi baik. Namun, citra
merek yang baik saja tidak cukup untuk membangun loyalitas jangka panjang.
Kepercayaan terhadap merek menjadi elemen penting dalam memperkuat
hubungan ini, terutama dalam industri yang sangat kompetitif seperti peralatan
outdoor.
