Indikator-indikator untuk mengukur motivasi kerja menurut
Syahyuti (2015):
a. Dorongan mencapai tujuan
Seseorang yang mempunyai motivasi kerja yang tinggi maka
dalam dirinya mempunyai dorongan yang kuat untuk mencapai
kinerja yang maksimal, yang nantinya akan berpengaruh terhadap
tujuan dari suatu perusahaan atau instansi.
b. Semangat kerja
Semangat kerja sebagai keadaan psikologis yang baik apabila
semangat kerja tersebut menimbulkan kesenangan yang mendorong
seseorang untuk bekerja lebih giat dan lebih baik serta konsekuen
dalam mencapai tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan atau
instansi.
c. Inisiatif dan kreatifitas
Inisiatif diartikan sebagai kekuatan atau kemampuan
seseorang pegawai atau pegawai untuk memulai atau meneruskan
suatu pekerjaan dengan penuh energy tanpa ada dorongan dari orang
lain atau atas kehendak sendiri, sedangkan kreatifitas adalah
kemampuan seseorang pegawai atau pegawai untuk menemukan
hubungan-hubungan baru dan membuat kombinasi-kombinasi yang
baru sehingga dapat menemukan suatu yang baru. Dalam hal ini
sesuatu yang baru bukan berarti sebelumnya tidak ada, akan tetapi
sesuatu yang baru ini dapat berupa sesuatu yang belum dikenal
sebelumnya.
d. Rasa tanggung jawab
Sikap individu pegawai yang mempunyai motivasi kerja yang
baik harus mempunyai rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan yang
mereka lakukan sehingga pekerjaan tersebut mampu diselesaikan
secara tepat waktu
