Harga


Harga merupakan suatu nilai produk, karena akan berpengaruh terhadap
keuntungan produsen. Harga juga menjadi salah satu faktor yang menjadi
bahan pertimbangan konsumen dalam membeli suatu produk, sehingga perlu
pertimbangan khusus dalam menentukan harga tersebut. Harga merupakan
suatu nilai yang dijadikan patokan nilai suatu barang atau jasa.
Limaksrina dan Purba (2017;44), menjelaskan ; “Harga adalah sejumlah
uang yang diserahkan kepaa penjual untuk mendapatkan barang yang dibeli
akan tetapi juga meliputi hal-hal pengamanan diluar uang, seperti waktu, usaha
(pencarian), resiko psikologi (mobil bias tabrakan), tambahan pengeluaran
untuk jaminan (membayar asuransi)”
Sistem perusahaan akan menentukan harga dasar yang tepat bagi produk
atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan atau pemasar dan harus menentukan
strategi yang berkaitan dengan berbagai potongan harga, pembayaran biaya,
pengangkutan (transportasi), serta berbagai variable biaya lain yang terkait.
Harga semata-mata tergantung pada kebijakan perusahaan, tetapi tentu
saja dengan mempertimbangkan berbagai hal. Harga dikatakan mahal, murah,
atau biasa -biasa saja bagi setiap individu tidaklah harus sama, karena
tergantung dari individu yang dilatar belakangi oleh lingkungan kehidupan dan
kondisi individu.
Fandy Tjiptono (2017:56) menyatakan “bahwa harga merupakan satuan
moneter atau ukuran lainnya yang ditukarkan agar memperoleh hak
kepemilikan atau penggunaan suatu barang atau jasa”. Harga merupakan
komponen yang berpengaruh terhadap laba perusahaan.
Harga membutuhkan pertimbangan yang cermat, sehubungan dengan
sejumlah dimensi strategi harga :
1) Harga merupakan pernyataan nilai dari suatu produk, nilai adalah rasio atau
perbandingan antara persepsi terhadap manfaat dengan biaya-biaya yang
dikeluarkan untuk mendapatkan produk.
2) Harga merupakan aspek yang tampak jelas bagi para konsumen, tidak jarang
harga dijadikan semacam indikator dalam keputusan pembelian konsumen.
3) Harga adalah determinan untuk permintaan, berdasarkan hukum permintaan,
besar kecilnya harga mempengaruhi kualitas produk yang dibeli oleh
konsumen. Semakin mahal harga, semakin dikit jumlah permintaan atas
produk yang bersangkutan dan sebaliknya jika harga murah maka
permintaan produk akan meningkat.
4) Harga berkaitan langsung dengan pendapatan dan laba. Harga adalah salah
satu unsur bauran pemasaran yang mendatangkan pemasukan bagi
perusahaan, yang pada gilirannya berpengaruh pada besar kecilnya laba dan
pangsa pasar yang diperoleh.
5) Harga bersifat fleksibel, artinya bisa disesuaikan dengan cepat. Dari empat
unsur bauran pemasaran tradisional, harga merupakan elemen yang paling
mudah diubah dan diadaptasikan dengan dinamika pasar.
6) Harga mempengaruhi citra dan positioning. Dalam pemasaran jasa persetius
yang mengutamakan citra kualitas dan ekslusivitas, herga menjadi unsur
penting. Harga yang mahal dipersepsikan mencerminkan kualitas yang
tinggi dan sebaliknya.
7) Harga merupakan masalah nomer satu yang dihadapi para manajer,
sebaliknya ini ditunjukan oleh empat level konflik potensial menyangkut
aspek harga, diantaranya :
a) Konflik internal perusahaan.
b) Konflik dalam saluran distribusi.
c) Konflik dengan pesaing.
d) Konflik dengan lembaga pemerintahan dan kebijakan publik.