Perusahaan dapat mengambil beberapa upaya untuk membangun
citra merek yang kuat.
a. Menciptakan kepribadian merek, yaitu kesan apa yang ingin
disampaikan perusahaan melalui mereknya. Kepribadian menentukan
ikatan antara pelanggan dan merek.
b. Menciptakan kepribadian merek, atau kesan yang ingin disampaikan
perusahaan melalui mereknya. Kepribadian menentukan ikatan antara
pelanggan dan merek,
c. Mengembangkan merek yang mudah diingat. Ini adalah cara yang
bagus untuk membuat merek melekat di benak orang, memudahkan
mereka untuk mengaitkan nama merek dengan kepribadian merek dan
penawaran perusahaan. Ini akhirnya mendorong mereka untuk terlibat
lebih dalam.
d. Membuat proposisi penjualan yang unik. Ini membedakan merek
perusahaan dari merek pesaing dan itulah sebabnya pelanggan mau
membeli.
e. Memperkuat kesan merek melalui kampanye iklan atau bauran
promosi lainnya. Perusahaan memastikan pesan yang mereka
sampaikan konsisten di seluruh saluran promosi dan dengan citra
merek. Faktor biaya biasanya menjadi pertimbangan lain
f. Mempertahankan proposisi nilai kompetitif yang unik dari waktu ke
waktu. Ini menjadi tugas yang berat karena pasar dan persaingan yang
dinamis. Proposisi nilai perusahaan mungkin unik dan berbeda dari
pesaingnya. Namun, itu mungkin tidak lagi relevan dengan keinginan
konsumen. Atau, tidak kalah kompetitifnya karena para pesaing telah
berhasil menciptakan yang lebih baik.
