Citra Merek (Brand Image)


Brand image adalah tanggapan konsumen akan suatu merek yang
didasarkan atas baik dan buruknya merek yang diingat konsumen Keller &
Swaminathan, (2020:3). Ingatan yang konsumen tersebut tentunya dibentuk
oleh pengalaman menggunakan produk tersebut atau persepsi dan pendapat
konsumen lain Seperti yang diungkapkan oleh Firmansyah (2019:60) bahwa
brand image adalah suatu persepsi yang muncul di benak konsumen ketika
mengingat suatu merek dari jajaran produk tertentu.
Selanjutnya pengalaman tersebut dilukiskan atau digambarkan pada
merek, sehingga menimbulkan citra merek positif atau negatif tergantung
pada berbagai pengalaman dan citra merek atau perusahaan sebelumnya.
Melanjutkan pendapat di atas, Setiadi (2016;109) mengungkapkan bahwa
brand Image adalah representasi dari keseluruhan persepsi terhadap merek dan
dibentuk dari informasi dan pengalaman masa lalu terhadap merek itu
sendiri. Dengan demikian segala informasi dan pengalaman masa lalu akan
menjadi suatu representasi yang akan menciptakan persepsi konsumen
terhadap merek.
Sementara itu menurut menurut Kotler & Keller (2016;315) brand
image adalah persepsi dan keyakinan konsumen yang tercermin dalam asosiasi
yang terjadi dalam ingatan konsumen. Asosiasi-asosiasi itu akan menyamakan
22
serta membedakan produk serupa dengan merek yang berbeda. Brand image
adalah citra pembeda yang dihasilkan serta digunakan sebagai pembanding
dalam asosiasi-asosiasi tersebut.
Menurut Kotler dan Keller (2016) Citra Merek adalah persepsi
konsumen tentang suatu merek sebagai refleksi dari asosiasi yang ada dalam
pikiran konsumen. Menurut Tjiptono (2015:49) Citra Merek adalah deskripsi
asosiasi dan keyakinan konsumen terhadap merek tertentu. Citra Merek
merupakan petunjuk yang digunakan oleh konsumen untuk mengevaluasi
sebuah produk ketika tidak memiliki sebuah pengetahuan yang cukup
tentang suatu produk tersebut.